Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Dmitry Bivol Menang di Ronde Terakhir dan Jadi Juara Dunia

Er-Riyadh – Dalam sebuah pertarungan yang sangat menegangkan, Dmitry Bivol berhasil mengalahkan sesama petinju Rusia, Arthur Beterbiev, dan menjadi juara dunia tinju di kelas polut berat. Pertandingan ini berlangsung di Er-Riyadh dan berlangsung selama 12 ronde penuh.

Bivol menang berdasarkan keputusan mayoritas juri, dengan skor 114-114, 116-112, dan 115-113. Ini adalah hasil yang mengejutkan, karena dalam pertarungan pertama mereka pada bulan Oktober tahun lalu, Beterbiev berhasil menang. Namun, banyak pengamat, penggemar, dan bahkan penyelenggara pertandingan merasa bahwa Bivol seharusnya menang, sehingga mereka segera mengatur ulang pertarungan ini.

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Beterbiev dalam karir profesionalnya. Sebelumnya, ia telah memenangkan 21 pertarungan, dan tidak ada lawan yang berhasil mengalahkannya sampai Bivol. Semua kemenangan Beterbiev sebelum ini didapatkan melalui knockout, menunjukkan betapa kuatnya ia di ring.

Sebelum bertemu di ring, baik Bivol maupun Beterbiev tidak pernah mengalami kekalahan dalam karir mereka, dengan total 43 kemenangan di antara keduanya.

Dmitry Bivol lahir di Kirgistan dari ayah yang berasal dari Moldova dan ibu yang berasal dari Korea. Ia sering menyebut dirinya sebagai "produk Uni Soviet". Ketika berusia 12 tahun, keluarganya pindah ke St. Petersburg, Rusia, di mana orangtuanya mendorongnya untuk berlatih tinju agar bisa mengembangkan bakatnya.

Sementara itu, Arthur Beterbiev adalah seorang petinju asal Chechnya yang pindah ke Kanada pada tahun 2013 untuk memulai karir profesionalnya. Ia berjanji akan kembali ke Chechnya setelah karirnya selesai. Dalam pertarungan pertama mereka, Beterbiev didukung oleh Ramzan Kadyrov, seorang tokoh penting di Chechnya.

Dengan hasil ini, banyak yang berpendapat bahwa akan ada pertarungan ketiga yang menentukan antara Bivol dan Beterbiev di masa depan. Pertarungan ini jelas menarik perhatian banyak penggemar tinju di seluruh dunia.

Dengan kemenangan ini, Dmitry Bivol tidak hanya membuktikan kemampuannya sebagai petinju, tetapi juga mengukuhkan namanya dalam sejarah tinju dunia.

library_books Infomoscow24