Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Sejarah Pembangunan Masjid Istiqlal, Ikon Jakarta

Setelah Indonesia merdeka, Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno, menginisiasi pembangunan masjid terbesar di Asia Tenggara, yaitu Masjid Istiqlal. Pembangunan masjid ini dimulai pada 5 Juli 1955, ketika Bung Karno memilih desain yang diajukan oleh arsitek Friedrich Silaban.

Friedrich Silaban terpilih karena ia mampu menerjemahkan gagasan Bung Karno menjadi desain dan konstruksi yang megah dan kokoh. Masjid Istiqlal tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol kemerdekaan dan persatuan bangsa.

Pada tanggal 24 Agustus 1961, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pemancangan tiang pertama Masjid Istiqlal dilakukan oleh Presiden Soekarno. Ini adalah momen bersejarah yang menandai dimulainya pembangunan masjid yang hingga kini menjadi salah satu ikon Jakarta.

Masjid Istiqlal dirancang dengan 12 tiang yang melambangkan jumlah bulan dalam kalender Islam, serta tanggal lahir Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal. Bangunan ini terdiri dari lima lantai yang melambangkan lima Rukun Islam, jumlah salat wajib dalam sehari, dan jumlah sila dalam Pancasila.

Di bagian luar masjid terdapat menara setinggi 6.666 sentimeter, sedangkan kubahnya berdiameter 45 meter, yang melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia, 1945. Ayat kursi juga melingkari kubah tersebut, memberikan makna spiritual yang mendalam bagi para jemaah.

Masjid Istiqlal tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan kebudayaan. Keberadaannya sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.

Dengan desain yang megah dan makna yang mendalam, Masjid Istiqlal terus menarik perhatian wisatawan dan menjadi salah satu landmark penting di Jakarta. Masjid ini mencerminkan perjalanan sejarah bangsa Indonesia dan semangat perjuangan untuk meraih kemerdekaan.

library_books Pdiperjuangan