Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,82% pada sesi pertama hari Senin, 24 Februari 2025. IHSG tercatat di angka 6.747,22. Penurunan ini terjadi di tengah melemahnya beberapa sektor utama dalam perekonomian.
Sektor barang baku mencatatkan penurunan paling signifikan, yaitu -1,61%, dengan saham AMMN mengalami penurunan hingga -5,50%. Sektor infrastruktur juga tidak luput dari penurunan, dengan angka -1,55% dan saham BREN yang turun -6,16%. Selain itu, sektor energi turun -1,32%, dengan saham RAJA yang merosot -6,25%.
Sementara itu, sektor keuangan juga mengalami penurunan sebesar -0,95%. Saham-saham besar di sektor perbankan, seperti BBNI dan BMRI, masing-masing turun -1,46% dan -1,48%. Namun, saham BBRI sedikit naik sebesar +0,51%. Saham TLKM juga mencatatkan penurunan sebesar -1,51%.
Di sisi lain, sektor teknologi menunjukkan performa yang positif, dengan kenaikan sebesar +7,34%. Saham DCII bahkan mengalami lonjakan dan kembali mencapai Auto Rejection Atas (ARA). Selain itu, saham ELIT juga naik signifikan sebesar +24,75% dan mencapai ARA.
Dari berita global, saham di Amerika Serikat mengalami penurunan tajam pada hari Jumat, 21 Februari, akibat laporan ekonomi yang tidak menggembirakan, ancaman tarif baru, dan kekhawatiran mengenai melemahnya permintaan konsumen.
Dengan IHSG yang semakin melemah, kini berada di kisaran 6.740-an, pertanyaan muncul mengenai rekomendasi saham perbankan big caps dan saham TLKM setelah peresmian Danantara. Untuk membahas lebih lanjut mengenai hal ini, saksikan pembahasan di IDX 2nd session closing yang akan ditayangkan secara langsung pada sore ini pukul 15:30 WIB di IDX Channel. Acara tersebut dapat disaksikan di berbagai saluran televisi seperti MNC VISION, MNC PLAY, INDI HOME, FIRST MEDIA, K-VISION, OXYGEN, serta MY REPUBLIK. Selain itu, acara ini juga bisa ditonton melalui live streaming di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV yang tersedia di APPS store.
IHSG penurunan sektor saham perbankan teknologi