Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Investor Besar Rugi dari Investasi eFishery di Indonesia

JAKARTA - Dua investor besar, SoftBank dan Temasek, mengalami kerugian signifikan dari investasi mereka di eFishery, sebuah startup akuakultur asal Indonesia. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Bloomberg pada Senin, 24 Februari 2025, diperkirakan kerugian tersebut mencapai hingga 90 persen.

Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh konsultan independen menunjukkan bahwa kondisi keuangan eFishery lebih buruk dari yang diperkirakan sebelumnya. Perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan pakan ikan dan udang ini mengalami kerugian yang mencapai ratusan juta dolar AS antara tahun 2018 hingga 2024. Awalnya, kerugian ini bahkan dimanipulasi agar terlihat sebagai keuntungan.

Dalam dokumen yang disiapkan oleh FTI Consulting Singapore Ltd, yang akan disampaikan kepada para investor institusi, disebutkan bahwa "eFishery tidak layak secara bisnis dalam kondisinya yang sekarang." Konsultan ini dipekerjakan untuk melakukan analisis terhadap bisnis eFishery serta mengambil alih manajemen perusahaan.

eFishery sebelumnya sempat menjadi bintang di dunia startup Indonesia. Dengan dukungan dari investor besar seperti SoftBank Group Corp dan Temasek Holdings Pte, valuasi eFishery mencapai USD 1,4 miliar, setara dengan lebih dari Rp 20 triliun pada tahun 2023. Ini terjadi setelah mereka menerima suntikan dana ratusan juta dolar AS, termasuk dari 42XFund yang berasal dari Abu Dhabi.

Kerugian yang dialami oleh investor-investor ini menunjukkan betapa berisikonya dunia investasi di sektor startup. Meskipun eFishery memiliki potensi besar dalam industri akuakultur, masalah manajemen dan keuangan yang serius telah menjadi penghalang bagi keberlangsungan perusahaan.

library_books Idx Channel