Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kemacetan di L.A. Mempengaruhi Kebiasaan Makan

Kemacetan lalu lintas menjadi masalah serius di masyarakat yang sangat tergantung pada mobil. Di Los Angeles, kemacetan bukan hanya membuat suara bising dan stres, tetapi juga berdampak pada kebiasaan makan warga.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan antara tahun 2017 hingga 2019 menganalisis data lalu lintas di hari kerja di L.A., dan membandingkannya dengan data GPS dari ponsel yang melacak kunjungan ke restoran cepat saji di wilayah yang sama. Peneliti menemukan bahwa ketika kemacetan semakin parah akibat perlambatan yang tidak terduga, kunjungan ke restoran cepat saji juga meningkat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk setiap peningkatan keterlambatan lalu lintas selama 30 detik per mil yang ditempuh, terdapat peningkatan 1% kunjungan ke restoran cepat saji. Meskipun angka ini terlihat kecil, peneliti memperkirakan bahwa dalam satu tahun, hal ini bisa berarti sekitar 1,2 juta makanan cepat saji lebih banyak yang dikonsumsi di Los Angeles.

Temuan ini menunjukkan bahwa kemacetan tidak hanya berpengaruh pada waktu perjalanan tetapi juga pada kesehatan masyarakat. Makanan cepat saji sering kali kurang sehat dan bisa berkontribusi pada masalah kesehatan lain jika dikonsumsi terlalu banyak.

Dengan demikian, penting untuk memperhatikan bagaimana kemacetan dapat memengaruhi pilihan makanan kita. Semoga informasi ini dapat menjadi perhatian bagi kita semua untuk lebih bijak dalam memilih makanan meskipun dalam situasi yang tidak nyaman seperti kemacetan.

library_books Fastcompany