Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Perwakilan Perempuan di Bundestag Jerman Menurun

Jumlah perwakilan perempuan di Bundestag Jerman saat ini mencapai 31,2 persen. Dari total 630 anggota Bundestag, sebanyak 204 di antaranya adalah perempuan. Ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya, di mana perwakilan perempuan mencapai lebih dari 35 persen.

Penurunan ini diakibatkan oleh meningkatnya jumlah anggota dari partai-partai konservatif, terutama dari Union dan AfD, yang diketahui memiliki jumlah perwakilan perempuan yang sangat rendah.

Dalam sesi konstitusi Bundestag yang baru, Gregor Gysi, seorang politisi dari partai kiri Die Linke, akan membuka sidang sebagai Alterspräsident. Gysi memiliki pengalaman hampir 31 tahun sebagai anggota Bundestag. Menariknya, fraksi Gysi juga mencetak rekor dengan mengusung anggota termuda, Luke Hoß, yang baru berusia 23 tahun. Dari sepuluh anggota termuda di Bundestag, enam di antaranya berasal dari partai Die Linke. Sementara dua lainnya berasal dari AfD, satu dari partai Hijau, dan satu lagi dari CDU.

Di sisi lain, di antara sepuluh anggota tertua, terdapat tujuh anggota dari AfD. Di urutan pertama adalah Alexander Gauland, yang merupakan anggota tertua di Bundestag dengan usia 84 tahun. Menariknya, di posisi sepuluh terdapat Friedrich Merz dari CDU, yang diperkirakan akan menjadi calon kanselir berikutnya dengan usia 69 tahun.

Perubahan ini menunjukkan dinamika politik di Jerman, terutama bagaimana perwakilan perempuan dan usia anggota dapat mencerminkan arah kebijakan dan kepentingan masyarakat. Kebijakan yang lebih inklusif diharapkan dapat meningkatkan jumlah perwakilan perempuan di masa depan.

library_books Tagesschau