Kepala Desa Pucanganom, Hari Prawoto, baru-baru ini meluncurkan program Desa Sehat Mata yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan mata. Program ini diharapkan dapat membantu warga dalam menjaga kesehatan mata mereka.
Dalam acara peluncuran, Hari Prawoto menyampaikan pentingnya program ini bagi masyarakat. "Dengan adanya Desa Sehat Mata, masyarakat diharapkan lebih sadar akan kesehatan mata mereka," ujar Prawoto. Dia juga menegaskan bahwa saat kegiatan posyandu untuk lansia, pemeriksaan mata harus dilakukan dengan ketegasan sesuai dengan jargon yang ada.
Pada kesempatan yang sama, Bremi Purba, Kabid Pembangunan Perencanaan Kelembagaan Masyarakat Desa, mengungkapkan bahwa penyakit mata sebenarnya tidak menular, tetapi dampaknya sangat besar. "Hingga saat ini, belum ada regulasi yang mengatur tahapan-tahapan pelaksanaan kegiatan tentang desa sehat mata di Kabupaten Madiun. Kita perlu melakukan koordinasi lebih lanjut, terutama dalam hal penganggaran desa, agar program ini dapat terdanai dalam APBDes," jelas Bremi.
Bremi juga menambahkan, "Ini adalah langkah awal yang perlu diapresiasi. Kami membutuhkan dukungan dari Pemerintah Desa, Kecamatan, dan Sub Pra Desa di tingkat Kabupaten untuk kelancaran program ini." Dia berharap program ini, yang dikawal oleh Yayasan Paramitra, dapat berjalan baik dan berkelanjutan, khususnya untuk warga Kabupaten Madiun dan Desa Pucanganom.
Sulaiman, perwakilan dari Yayasan Paramitra, menjelaskan bahwa peluncuran Desa Sehat Mata merupakan hasil kerjasama antara pemerintah desa dan masyarakat. "Program ini akan membantu warga yang membutuhkan pertolongan terkait kesehatan mata dan mendorong kesadaran masyarakat untuk peduli akan kesehatan mata mereka," ungkap Sulaiman.
Program Desa Sehat Mata diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kesehatan mata masyarakat Desa Pucanganom dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.
Desa Pucanganom Desa Sehat Mata kesehatan mata masyarakat