Karneval di Jerman kembali dimulai hari ini, dengan ratusan ribu orang siap merayakan di jalanan. Berbagai kota, khususnya Köln, sudah dipenuhi oleh para peraya yang mengenakan kostum yang beragam dan penuh warna. Perayaan ini resmi dimulai pada pukul 11:11 pagi dan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Salah satu tradisi yang menarik adalah Weiberfastnacht, di mana banyak wanita mengambil alih pemerintahan dengan menyerbu balai kota. Pada hari ini, biasanya diadakan banyak acara khusus untuk wanita, di mana wanita juga memiliki kebiasaan unik, yaitu memotong dasi pria sebagai simbol pengambilalihan kekuasaan.
Puncak dari perayaan ini adalah arak-arakan Rosenmontag yang akan berlangsung pada hari Senin depan. Setelah itu, perayaan akan berakhir dengan Aschermittwoch. Namun, di tengah keriangan ini, banyak polisi dan mobil patroli terlihat di sekitar pusat kota. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan mengingat situasi yang cukup tegang akhir-akhir ini.
Kota Köln dan Düsseldorf tahun ini meningkatkan jumlah petugas kepolisian untuk memastikan keamanan selama perayaan. Menurut psikolog Stephan Grünewald, perayaan karneval sangat penting di masa-masa sulit ini. "Orang-orang merasakan bahwa masyarakat kita terpecah, dan itu berbahaya bagi demokrasi," ujar Grünewald. Dia menambahkan bahwa karneval memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang dan menciptakan rasa kebersamaan di tengah perpecahan.
Karneval adalah saat yang ditunggu-tunggu banyak orang, sebuah kesempatan untuk bersenang-senang dan merayakan kebersamaan. Dengan beragam warna dan keceriaan, diharapkan perayaan tahun ini dapat membawa semangat baru bagi masyarakat.
karneval Köln Weiberfastnacht keamanan festival