Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Nauru Jual Kewarganegaraan untuk Pendanaan Perubahan Iklim

Nauru Jual Kewarganegaraan untuk Pendanaan Perubahan Iklim

Pulau kecil Nauru di Pasifik Selatan menawarkan kewarganegaraan bagi siapa saja yang berminat dengan harga US$105.000. Langkah ini diambil untuk mengumpulkan dana guna menghadapi ancaman perubahan iklim yang semakin serius.

Nauru terletak di tengah Samudera Pasifik dan hanya memiliki luas sekitar 21 kilometer persegi (atau 8 mil persegi). Negara ini merupakan salah satu negara terkecil di dunia. Penduduknya sekitar 12.500 orang yang kini terancam akibat naiknya permukaan laut, badai, dan erosi pantai.

Pemerintah Nauru telah meluncurkan program "golden passport" yang bertujuan untuk mengumpulkan dana sebesar US$5,7 juta pada tahun pertama. Program ini diperkirakan akan berhasil dengan 66 aplikasi yang disetujui. Uang yang diperoleh akan digunakan untuk relokasi 90% dari penduduk ke daerah yang lebih tinggi dan membangun komunitas baru yang lebih aman.

Presiden Nauru, David Adeang, menyatakan kepada AFP bahwa tujuan mereka bukan hanya untuk bertahan hidup. "Ini lebih dari sekadar bertahan hidup. Ini tentang memastikan generasi mendatang memiliki rumah yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Kami siap untuk perjalanan ke depan," ujarnya.

Selama ini, Nauru dikenal sebagai penghasil fosfat yang kaya, namun kini 80% wilayahnya tidak dapat dihuni karena penambangan. Sisa tanah yang ada kini semakin tenggelam ke dalam laut, dengan ilmuwan memperkirakan kenaikan permukaan laut di Nauru terjadi 1,5 kali lebih cepat dari rata-rata global.

Edward Clark, yang memimpin Program Kewarganegaraan Ekonomi dan Ketahanan Iklim Nauru, mengatakan bahwa pendanaan untuk perubahan iklim yang ada saat ini "tidak cukup" untuk mengatasi tantangan yang dihadapi. Tahap pertama relokasi penduduk diperkirakan akan menelan biaya lebih dari US$60 juta.

Nauru juga mengklaim bahwa paspor mereka akan memberikan akses bebas visa ke 89 negara, termasuk Inggris, Irlandia, Uni Emirat Arab, dan Hong Kong. Ini merupakan kesempatan menarik bagi mereka yang ingin berkontribusi pada upaya penyelamatan pulau ini dari ancaman perubahan iklim.

library_books Dwnews