Perusahaan ruang angkasa SpaceX membatalkan peluncuran roket Falcon-9 yang dijadwalkan dari Kennedy Space Center milik NASA. Pembatalan ini terjadi kurang dari empat jam sebelum waktu peluncuran yang direncanakan. Masalah muncul terkait dengan sistem hidraulik yang sangat penting.
Awalnya, peluncuran roket Falcon-9 dijadwalkan pada pukul 19:48 waktu setempat, namun setelah sekitar 45 menit, peluncuran tersebut dibatalkan. Seorang perwakilan dari NASA menyatakan bahwa ada "masalah dengan sistem hidraulik di sisi darat." Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa roket dan pesawat luar angkasa dalam keadaan baik.
SpaceX belum memberikan tanggal pasti untuk peluncuran ulang misi ini. Namun, mereka menginformasikan bahwa ada kemungkinan jendela peluncuran baru akan dibuka pada hari Kamis dan Jumat mendatang.
Roket Falcon-9 ini dirancang untuk mengangkut kru baru menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Setelah tiba, akan ada proses serah terima singkat di ISS, dan sebuah kapsul Dragon akan membawa kembali dua astronaut asal Amerika Serikat, Suni Williams dan Butch Wilmore, bersama dua astronaut lainnya ke Bumi.
Pembatalan ini menunjukkan betapa pentingnya sistem teknis dalam misi luar angkasa. Sebuah masalah kecil dapat menyebabkan perubahan besar dalam jadwal peluncuran. Para penggemar luar angkasa di seluruh dunia pasti menantikan informasi lebih lanjut mengenai peluncuran berikutnya dari SpaceX.
Dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, misi luar angkasa menjadi semakin menarik dan penuh tantangan. Setiap peluncuran adalah langkah penting menuju penjelajahan yang lebih jauh di luar angkasa.
SpaceX peluncuran roket Falcon-9 NASA masalah teknis