Pada minggu lalu, Liga Arab mengadakan pertemuan di Kairo untuk secara resmi menolak proposal Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengusulkan pengusiran paksa warga Palestina dari Gaza. Pertemuan ini dihadiri oleh negara-negara sahabat AS seperti Mesir, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.
Rapat tersebut menjadi penolakan tegas terhadap visi Trump yang ingin "mengambil alih" Gaza dan menjadikannya sebagai "Riviera Timur Tengah." Rencana yang dianggap tidak manusiawi ini, yang muncul dari pola pikir imperialisme, bergantung pada pemindahan besar-besaran penduduk Gaza. Namun, upaya tersebut bahkan tidak berhasil meskipun telah terjadi perang yang sangat merusak selama 15 bulan yang dilakukan oleh Israel.
Lebih jauh lagi, rencana ini tidak dapat dilaksanakan tanpa dukungan dari negara-negara Arab tetangga, yang melihat pengusiran massal warga Palestina sebagai ancaman langsung terhadap stabilitas mereka. Dalam waktu kurang dari sebulan setelah menjabat untuk kedua kalinya, pernyataan Trump menandai eskalasi yang cepat, yang dapat diartikan dalam berbagai cara.
Banyak pakar masih meragukan apakah proposal absurd ini harus dianggap serius, mengingat tindakan Trump yang sering melanggar akal sehat dan protokol diplomatik sejak kemenangan pemilihannya. Beberapa berpendapat bahwa pengumuman Trump, yang disampaikan saat kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Washington, mungkin merupakan upaya untuk menghalangi Netanyahu dalam upayanya mendapatkan izin untuk melanjutkan perang yang merusak.
Trump dikatakan berusaha membantu Netanyahu sambil memberi peringatan kepada rezim Arab, terutama Yordania dan Mesir, dengan meminta mereka menerima dan menyerap semua warga Palestina dari Gaza. Jika mereka menolak, dia bersikeras agar mereka mengajukan rencana alternatif yang sejalan dengan tujuannya yang sebenarnya: melucuti senjata Hamas dan mengeluarkan kelompok tersebut dari Gaza.
Namun, usulan semacam itu mengancam untuk mengguncang tidak hanya negara-negara tersebut tetapi juga seluruh tatanan regional.
Liga Arab Palestina Gaza Donald Trump Kairo