Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ponorogo Lakukan Penghijauan di Lahan Kritis 11 Hektare

Pemerintah Kabupaten Ponorogo meluncurkan inisiatif penghijauan di lahan kritis seluas 11 hektare yang terletak di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo. Proyek ini bertajuk "Nandur Panguripan" dan bertujuan untuk mengembalikan kehijauan lahan yang selama ini terbengkalai. Kegiatan penanaman pohon dilakukan pada Rabu, 12 Maret 2025, dan dipimpin langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko.

Dalam acara ini, Kang Bupati Sugiri didampingi oleh Wakil Bupati Lisdyarita dan para pejabat dari Forkopimda, serta melibatkan banyak pihak seperti aparatur sipil negara (ASN), aktivis lingkungan, pelajar, dan masyarakat setempat. Mereka bersama-sama menanam sebanyak 1.483 pohon yang terdiri dari berbagai jenis tanaman buah berakar panjang, seperti mangga, jambu air, alpukat, nangka, sawo, dan jambu biji.

Setelah penanaman, pohon-pohon tersebut tidak dibiarkan begitu saja. Setiap pohon akan memiliki "orang tua asuh" yang bertanggung jawab untuk merawatnya. Orang tua asuh ini berasal dari perangkat daerah dan petani yang mengelola lahan tersebut, bertugas untuk memastikan pohon tumbuh dengan baik dan optimal.

Kang Bupati Sugiri Sancoko menekankan pentingnya menanam pohon untuk menyelamatkan kehidupan dan menjaga keseimbangan ekosistem. "Belum ada program apapun yang mampu menggantikan manfaat menanam pohon. Produksi oksigen dan penangkap air tidak bisa digantikan dengan apapun. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama menjalankan program Nandur Panguripan," ungkapnya.

Bupati Sugiri juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menanam dan merawat pohon. Ia percaya bahwa jika semua orang terlibat, lahan kritis yang ada di Ponorogo bisa diperbaiki dalam waktu dekat. "Kalau semua turun gunung menanam, akan banyak lahan kritis yang bisa kita selamatkan hingga tahun 2027. Kita mulai dari Ngindeng. Dengan cara ini, saya yakin Ponorogo bisa memiliki oksigen yang baik dan kembali hijau," tambahnya.

Dalam acara tersebut, juga dilakukan pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Penghijauan Ponorogo. Satgas ini dipimpin oleh Bambang Suhendro, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Ponorogo. Tugas mereka adalah memantau dan memastikan keberlangsungan program penghijauan di seluruh wilayah Ponorogo.

library_books Prokopim Ponorogo