Lebih dari 130 anak dilaporkan tewas dalam serangan terbaru Israel di Jalur Gaza, menurut laporan Al Jazeera yang diterbitkan di platform media sosial X. Serangan ini terjadi pada dini hari Selasa, melanggar kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati dengan Hamas.
Juru bicara Pertahanan Sipil di Gaza mengonfirmasi bahwa banyak dari korban jiwa dalam serangan tersebut adalah anak-anak dan wanita. Al Jazeera mencatat, "Para martir dari pembantaian ini termasuk lebih dari 130 anak, ditambah dengan sejumlah besar wanita."
Serangan ini merupakan gelombang serangan mendadak yang dilakukan oleh Israel terhadap wilayah yang tengah diblokade tersebut. Situasi di Gaza semakin memprihatinkan dengan meningkatnya jumlah korban jiwa, terutama di kalangan anak-anak. Keluarga-keluarga di Gaza kini harus menghadapi kehilangan yang sangat mendalam akibat tragedi ini.
Serangan tersebut menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat internasional, yang menyerukan agar pihak-pihak yang terlibat mencari solusi damai dan menghentikan kekerasan. Banyak orang berharap agar kejadian tragis seperti ini tidak terulang di masa depan, dan anak-anak bisa hidup dalam keadaan aman dan tenang.
Israel Gaza anak serangan Al Jazeera