Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, mengungkapkan harapannya agar Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 dapat lebih mengacu kepada prioritas yang telah tersusun dalam visi dan misi bupati serta wakil bupati. Hal ini diungkapkan saat membuka acara Musrenbang RKPD tahun 2026 yang diadakan di Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo pada hari Selasa, 18 Maret 2025.
Prioritas pembangunan yang diharapkan mencakup beberapa hal penting, antara lain penanganan kemiskinan, penurunan stunting, penanggulangan kekeringan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Bupati menekankan bahwa tantangan yang dihadapi Pacitan saat ini sangat kompleks. Meskipun angka kemiskinan di Pacitan mengalami penurunan dari 14,54% pada tahun 2020 menjadi 13,08%, angka ini masih berada di atas rata-rata provinsi Jawa Timur yang tercatat sebesar 9,56%.
"Penurunan angka kemiskinan harus menjadi tanggung jawab bersama. Semua pihak perlu dilibatkan, dengan pemerintah sebagai nahkoda," ujar Bupati Indrata.
Tantangan lain yang dihadapi adalah meningkatkan kualitas daya saing masyarakat. Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pacitan berada di angka 71,49%, yang masuk dalam kategori "tinggi". Hal ini menjadi dorongan untuk lebih fokus dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, akses pendidikan, kesetaraan gender, keamanan dan kerukunan masyarakat, serta pemenuhan gizi dan pangan yang cukup.
Bupati Indrata juga menekankan pentingnya pelestarian tradisi dan kebudayaan daerah, pemberdayaan pemuda, serta peningkatan ketahanan bencana dan literasi masyarakat. "Perlu lompatan-lompatan besar untuk mengejar ketertinggalan Pacitan dari kabupaten/kota lainnya. Birokrasi tidak boleh lagi terjebak dalam pola kerja yang monoton. Saatnya Pacitan bangkit dan bergerak maju," tegasnya.
Dengan adanya arahan ini, diharapkan semua pihak dapat berkolaborasi untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Pacitan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan kebijakan yang tepat.
Pacitan RKPD 2026 prioritas pembangunan visi misi