Sebanyak 232 orang dilaporkan tewas akibat serangan udara yang dilancarkan oleh Israel di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Jumlah korban jiwa ini terus meningkat dengan cepat.
Salah satu penyair Palestina yang terkenal, Mosab Abu Toha, membagikan informasi mengenai kematian 17 warga Palestina dari satu keluarga melalui akun media sosialnya, X. Dalam unggahannya, ia mencantumkan nama-nama korban, di mana nama yang ke-12 hingga ke-17 adalah seorang ayah dan lima anaknya. Ini menunjukkan betapa tragisnya situasi yang dihadapi oleh warga sipil di Gaza.
Israel melancarkan gelombang serangan mendadak terhadap wilayah yang terblokade tersebut pada pagi hari Selasa. Serangan ini merupakan akhir sepihak dari kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok Hamas.
Gaza, yang sudah mengalami kesulitan akibat blokade yang berkepanjangan, kini menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin parah. Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal dan akses ke kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih.
Situasi ini menarik perhatian dunia, di mana banyak pihak menyerukan agar segera diadakan gencatan senjata dan memberikan bantuan kepada warga sipil yang terkena dampak. Serangan ini menambah daftar panjang tragedi yang dialami oleh rakyat Palestina, yang terus berjuang untuk mendapatkan hak-hak dasar mereka.
Israel Gaza serangan udara Mosab Abu Toha kematian