Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Trump Akhiri Perlindungan Secret Service untuk Anak Biden

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Senin bahwa ia akan menghentikan perlindungan dari Secret Service untuk dua anak mantan Presiden Joe Biden, yaitu Hunter dan Ashley Biden. Keputusan ini berlaku segera setelah Trump mencabut izin keamanan bagi beberapa lawan politiknya.

Dalam unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, Trump menyatakan bahwa Hunter Biden memiliki "sejumlah 18 orang" dalam tim perlindungannya, yang dianggapnya "konyol". Sementara itu, ia juga menyebut bahwa Ashley Biden memiliki "13 agen" yang melindunginya.

Perlindungan dari Secret Service biasanya diberikan kepada mantan presiden dan keluarga mereka untuk menjaga keselamatan, terutama setelah mereka meninggalkan jabatannya. Namun, dengan keputusan ini, Trump menunjukkan sikap yang tegas terhadap lawan-lawan politiknya dan kebijakan keamanan yang berlaku.

Kritik terhadap keputusan ini muncul dari berbagai kalangan. Banyak yang berpendapat bahwa perlindungan tersebut penting untuk keselamatan anak-anak Biden, terutama mengingat beberapa ancaman yang mungkin mereka hadapi. Namun, Trump mempertahankan keputusan ini sebagai bagian dari kebijakan yang lebih besar untuk mencegah penyalahgunaan sumber daya pemerintah.

Keputusan ini menambah ketegangan antara kedua kubu politik di Amerika Serikat, terutama menjelang pemilihan umum mendatang. Dengan banyaknya perhatian publik terhadap pernyataan dan tindakan Trump, situasi ini akan terus menjadi sorotan media dan masyarakat luas.

Kita akan melihat bagaimana perkembangan ini akan mempengaruhi hubungan antara Trump dan Biden, serta bagaimana masyarakat merespons kebijakan yang diambil oleh pemimpin mereka.

library_books Forbes