Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

DPR Soroti Pendidikan di Daerah 3T dan Marginal

JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Chriesty Barends, baru-baru ini menyoroti kondisi pendidikan di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta daerah yang tergolong marginal. Ia mengungkapkan bahwa banyak daerah 3T di Indonesia mengalami tantangan serius dalam sektor pendidikan.

Menurut Mercy, daerah 3T biasanya memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi dan belum berkembang dengan baik. Hal ini berbanding terbalik dengan beban pembangunan yang harus ditanggung, termasuk dalam sektor pendidikan yang sangat besar. "Pendidikan adalah hak setiap anak, dan kita harus memastikan mereka mendapatkan akses yang baik untuk belajar," ujarnya.

Mercy menekankan pentingnya memasukkan variabel luas wilayah laut dalam perhitungan dana transfer dari pusat ke daerah. Hal ini dianggap krusial untuk menjamin pendidikan yang berkualitas, adil, dan merata di daerah kepulauan. "Kita tidak bisa mengabaikan wilayah laut dalam penyaluran dana. Banyak anak-anak di pulau-pulau terpencil yang membutuhkan perhatian," tambahnya.

Dengan adanya perhatian dari anggota DPR seperti Mercy Chriesty Barends, diharapkan kondisi pendidikan di daerah 3T dan marginal dapat meningkat. Peningkatan anggaran dan perhatian khusus menjadi langkah penting agar semua anak di Indonesia, tanpa terkecuali, bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

Melalui inisiatif ini, Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen untuk memperjuangkan hak pendidikan bagi semua anak di Indonesia, terutama di daerah yang membutuhkan.

library_books Pdiperjuangan