Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

DPRD Bangka Belitung Dukung Pendampingan Korban TPPO

Anggota DPRD Bangka Belitung dari Fraksi PDI Perjuangan, Me Hoa, mengajak Pemerintah Daerah untuk memberikan pendampingan psikologis kepada para korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Me Hoa menyoroti perlunya perhatian khusus bagi para korban yang telah mengalami trauma akibat tindakan keji ini.

Dalam penjelasannya, Me Hoa menyebutkan bahwa terdapat 15 orang korban perempuan yang merupakan warga asli Bangka Belitung. Mereka adalah bagian dari total 68 orang korban TPPO yang saat ini berada di Myanmar. Kasus TPPO ini menjadi perhatian serius karena banyaknya warga yang terjebak dalam praktik perdagangan manusia yang merugikan.

Me Hoa berharap, setelah para korban berhasil dipulangkan, pemerintah dapat memikirkan masa depan mereka. "Saya berharap para korban yang nantinya berhasil dipulangkan agar dipikirkan masa depannya," ungkap Me Hoa. Ia menekankan pentingnya peran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) melalui Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pendampingan keterampilan baru. Dengan cara ini, diharapkan para korban dapat memiliki peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang baru dan lebih baik di masa depan.

Inisiatif ini diharapkan dapat membantu para korban untuk bangkit kembali dan memiliki kehidupan yang layak setelah mengalami penderitaan akibat TPPO. Pendampingan psikologis dan pelatihan keterampilan akan sangat membantu mereka dalam proses pemulihan dan reintegrasi ke dalam masyarakat.

Dengan dukungan dari DPRD dan Pemerintah Daerah, diharapkan langkah-langkah ini dapat segera diimplementasikan untuk memberikan harapan baru bagi para korban TPPO di Bangka Belitung.

library_books Pdiperjuangan