Probolinggo – Kampung Ramadhan yang diadakan di Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo resmi ditutup pada Kamis, 20 Maret 2025. Acara ini berlangsung sejak 16 Maret dan diadakan di sekitar Balai Desa Bantaran, menghadirkan berbagai stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari warga setempat.
Kampung Ramadhan merupakan hasil kerjasama antara Takmir Masjid Besar Sabilillah Bantaran, Remaja Masjid (Remas), Pemerintah Desa, Muspika, dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk syiar Ramadan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal.
Penutupan acara dilakukan oleh Wakil Bupati Probolinggo, Ra Fahmi. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama bagi pedagang yang kini lebih siap menghadapi momen Lebaran.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. Kampung Ramadhan di Bantaran bisa menjadi contoh bagi desa dan kecamatan lain untuk diadopsi di tahun-tahun mendatang," ujar Ra Fahmi.
Melihat antusiasme masyarakat dan dampak ekonomi yang dirasakan, Ra Fahmi juga mengusulkan agar Kampung Ramadhan Bantaran dijadikan agenda tahunan dengan durasi yang lebih panjang di tahun depan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendukung perekonomian lokal sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kampung Ramadhan Bantaran Probolinggo ekonomi lokal UMKM