Para introvert, dengarkan! Ada kabar baik dan buruk yang perlu diketahui.
Kabar Buruk
Menurut penelitian, extrovert cenderung lebih bahagia dibandingkan dengan introvert. Hal ini disebabkan oleh sifat extrovert yang lebih terbuka dan aktif dalam bersosialisasi. Mereka lebih mudah merasa senang ketika berinteraksi dengan orang lain.
Kabar Baik
Namun, ada kabar baik bagi para introvert. Ternyata, berperilaku seperti extrovert, meskipun hanya dalam waktu singkat, dapat memberikan manfaat yang mengejutkan. Ini tidak berarti kamu harus mengubah siapa dirimu, tetapi bisa menjadi tantangan untuk keluar dari rumah dan berinteraksi dengan orang lain. Misalnya, kamu bisa mencoba berbincang dengan rekan kerja yang belum kamu kenal baik di acara kantor.
Pengalaman Seorang Penulis
Olga Khazan, seorang penulis yang mengaku sebagai "introvert sejati", telah mencoba hal tersebut sebagai bagian dari proyek perubahan kepribadiannya. Dalam bukunya yang baru, "Me, But Better", ia mendokumentasikan pengalamannya dan efek positif dari perilaku extrovert yang ia lakukan.
Kesimpulan
Jadi, bagi para introvert, jangan takut untuk mencoba bersikap lebih terbuka dan bersosialisasi. Meskipun mungkin sulit, ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental dan kebahagiaanmu. Cobalah untuk berinteraksi dengan orang lain, dan lihatlah bagaimana perubahannya!
introvert extrovert kebahagiaan perilaku sosial buku