Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Aksesori Drone Berbahaya Terdeteksi di Pasar Online

Dalam 15 tahun terakhir, drone komersial telah menjadi barang populer di berbagai kalangan, baik di industri maupun di kalangan hobi. Di New York, terdapat toko canggih DJI yang menjual berbagai jenis drone. Banyak orang, termasuk tetangga dan pekerja atap, memiliki drone. Namun, baru-baru ini, para peneliti dari perusahaan keamanan perangkat embedded, Red Balloon, menemukan aksesori drone yang mengejutkan di platform belanja online seperti Temu dan AliExpress.

Pada awalnya, mereka tidak menganggap serius temuan tersebut, karena ada banyak aksesori unik dan lucu yang tersedia untuk drone. Namun, CEO Red Balloon, Ang Cui, semakin merasa khawatir ketika menyadari betapa mudahnya bagi siapa saja untuk membeli aksesori yang dapat mengubah drone biasa menjadi alat perang.

Aksesori yang ditemukan termasuk modul panduan drone berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi sebagai kamera kecil untuk mengenali manusia dan kendaraan dari jarak jauh. Selain itu, ada juga tali serat optik yang sangat panjang. Tali ini memungkinkan drone terbang di area yang luas tanpa terganggu oleh pemblokir sinyal, mirip dengan menghubungkan kabel ethernet ke laptop.

Para peneliti melihat bahwa teknologi ini sudah digunakan dalam konflik, seperti yang terlihat dalam video di medan perang Rusia-Ukraina. Tali serat optik dan modul panduan AI digunakan oleh kedua belah pihak untuk menjatuhkan bahan peledak atau mengarahkan drone secara otomatis tanpa memerlukan kontrol dari operator.

Fakta bahwa teknologi perang ini tersedia secara luas di Amerika Serikat dan di seluruh dunia dengan biaya rendah menciptakan suasana di mana siapa saja, dari sindikat kriminal hingga kelompok paramiliter, bahkan remaja yang merasa terasing, dapat dengan cepat mengumpulkan peralatan yang diperlukan untuk melakukan tindakan kekerasan secara remote.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan, terutama jika aksesori drone ini jatuh ke tangan yang salah. Penting bagi kita semua untuk menyadari potensi bahaya dari teknologi yang tampaknya sederhana ini.

library_books Wired