Rob Dart, seorang pria yang pernah menjalani hidup sebagai pengacara, penulis, dan ayah, kini menjadi pusat perhatian setelah perjalanan hidupnya yang penuh liku. Ia mengalami gangguan mental yang membuatnya terpisah dari keluarganya dan hidup di jalanan Los Angeles selama dua tahun.
Selama pandemi, Dart menghentikan pengobatan untuk gangguan skizoafektif dan bipolar yang dideritanya. Ia mulai mendengar suara-suara dalam kepalanya dan memilih untuk menjauh dari keluarganya. Keluarganya berusaha membantu, namun Dart menolak semua bantuan yang diberikan.
Namun, pada bulan Januari tahun ini, Dart akhirnya memutuskan untuk pulang. Dalam sebuah email kepada ibunya, Sherry Dart, ia menyatakan bahwa ia siap untuk menerima bantuan. Sherry terbang ke Los Angeles untuk menjemputnya dan membawanya kembali ke rumahnya di Vienna, Virginia, sebuah kota kecil di dekat Washington, D.C.
Kini, Rob Dart sedang menjalani pengobatan jangka panjang untuk mengurangi delusi yang dialaminya. Ia juga rutin menghubungi putranya yang berusia 12 tahun setiap minggu melalui FaceTime. Selain itu, ia sedang mengikuti kursus pendidikan lanjutan untuk mengaktifkan kembali lisensi pengacara yang dimilikinya.
Pengalaman dua tahun Dart di jalanan menunjukkan betapa cepatnya gangguan mental dan tunawisma dapat mengarah pada isolasi dan kekerasan. Selama hidup di jalan, ia mengalami berbagai kesulitan, termasuk tertembak dan kehilangan barang-barang berharga. Saat Los Angeles dilanda api, ia tetap bertahan di jalanan, merasakan kesepian yang mendalam.
Dart mengaku, pengalaman tersebut membuatnya lebih bersyukur akan tempat tinggal, kehangatan, dan makanan yang kini ia dapatkan. Ia merasa lega bisa keluar dari isolasi yang membuat pikiran negatifnya semakin parah. Ia kini merasa aneh bahwa ia tidak meminta untuk pulang lebih awal. “Ada saat-saat di mana semuanya terasa terlalu sulit,” ungkapnya.
Perjuangan Rob Dart menjadi pengingat akan pentingnya dukungan bagi mereka yang mengalami gangguan mental dan tantangan hidup yang berat. Dengan kembali ke rumah, ia berharap dapat memulai lembaran baru dalam hidupnya.
Rob Dart gangguan mental kembali ke rumah Los Angeles keluarga