MADIUN - Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, melakukan tinjauan terhadap persiapan kantor lapangan di Taman Lalu Lintas Bantaran pada hari Minggu, 23 Maret 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mengawasi kondisi lingkungan sekitar Sungai Bengawan dan memastikan kebersihan di area tersebut.
Wali Kota Maidi menekankan pentingnya menjaga kebersihan bantaran sungai. Beliau melarang pembuangan sampah di lokasi tersebut. "Sampah tidak boleh ada di sini. Maka, mobil sampah dan alat berat harus masuk untuk mengakses dan membersihkan sampah yang ada di lokasi," tegasnya.
Selain masalah kebersihan, Wali Kota juga mengingatkan tentang kondisi tanggul yang mengalami kerusakan. "Tanggul juga rusak, jangan sampai saat banjir datang malah roboh. Maka, kita perbaiki semua dan memperkuat bagian yang membahayakan," ujarnya. Hal ini menunjukkan perhatian Pemerintah Kota terhadap keselamatan masyarakat saat musim hujan.
Pemerintah Kota Madiun berencana untuk memperlebar aliran Sungai Bengawan agar lebih kuat dan aman bagi masyarakat. Lahan kosong di sekitar bantaran juga akan dioptimalkan untuk berbagai kegiatan masyarakat. Wali Kota Maidi menekankan, "Sirkulasi air yang membahayakan harus kita antisipasi. Jalur dari Ngebrak sampai Rejoagung akan kita cek, tidak boleh ada sampah yang menghambat dan tidak boleh ada tempat yang membahayakan."
Untuk memastikan progres pengerjaan berjalan sesuai rencana dan mendekatkan diri dengan masyarakat, Wali Kota Maidi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan berkantor di Taman Lalu Lintas Bantaran mulai tanggal 24 hingga 27 Maret 2025. "Saya akan ngantor di sini untuk melihat langsung perkembangannya," tutupnya.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan sekitar bantaran sungai. Dengan tindakan nyata dari pemerintah, diharapkan lingkungan sekitar dapat terjaga dengan baik.
Wali Kota Madiun Sungai Bengawan kebersihan penanganan Taman Lalu Lintas