Beberapa advokat konsumen memberikan peringatan kepada pengguna 23andMe untuk segera menghapus akun mereka setelah perusahaan tersebut mengajukan kebangkrutan. Peringatan ini datang dari jaksa agung California dan Connecticut, serta para ahli hukum genetik dan privasi.
Salah satu kekhawatiran utama mereka bukan hanya mengenai kondisi 23andMe saat ini, tetapi lebih kepada siapa yang mungkin akan membeli data genetik yang telah dikumpulkan oleh perusahaan ini. Data tersebut telah digunakan oleh lebih dari 15 juta orang. Mereka khawatir tentang apa yang akan dilakukan oleh pembeli tersebut dengan informasi genetik yang sangat sensitif ini.
Pada hari Minggu, 23andMe menginformasikan kepada pelanggan bahwa mereka tetap beroperasi dan pengajuan kebangkrutan Bab 11 tidak mempengaruhi cara mereka menyimpan atau melindungi data pengguna. "Setiap pembeli 23andMe akan diwajibkan untuk mematuhi hukum yang berlaku terkait perlakuan data pelanggan," kata perusahaan tersebut.
Namun, masalahnya adalah bahwa undang-undang federal dan negara bagian yang "berlaku" mengenai privasi dan data genetik konsumen masih merupakan kumpulan yang tidak lengkap. Hukum ini belum sepenuhnya siap untuk menghadapi industri yang terus berkembang.
Kekhawatiran ini menunjukkan pentingnya bagi konsumen untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan yang melibatkan data pribadi mereka. Penghapusan akun bisa menjadi langkah bijak untuk melindungi privasi mereka di masa depan.
23andMe kebangkrutan privasi akun dna