Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 1,06% pada sesi I hari Selasa, 25 Maret 2025, mencapai level 6.226,23. Kenaikan ini didorong oleh performa positif dari beberapa sektor, terutama sektor kesehatan dan keuangan.
Sektor kesehatan mencatat pertumbuhan sebesar 2,05%, dengan saham KLBF yang meningkat 2,26%. Selain itu, sektor keuangan juga menunjukkan kinerja yang baik, dengan kenaikan 1,75%. Saham BBRI melonjak hingga 3,32%, sementara BMRI menjadi penopang terbesar IHSG dengan kenaikan 3,81%, berkat ekspektasi dividen jumbo untuk tahun buku 2024.
Di sektor teknologi, IHSG naik 0,76%, dengan saham DCII mengalami kenaikan 2,18%. Sektor barang baku juga berkontribusi dengan kenaikan 0,72%, dan AMMN naik 2,45%. Sementara itu, sektor barang konsumen non-primer naik 0,70%, dengan ACES mencatat kenaikan sebesar 1,00%. Namun, tidak semua sektor mengalami kenaikan, sektor perindustrian justru mengalami penurunan sebesar -0,20%, dengan saham ASII turun 1,07%.
Dari pasar global, bursa ekuitas Wall Street juga menunjukkan tren positif pada hari Senin, dengan indeks S&P 500 ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari dua minggu. Kenaikan ini didorong oleh kenaikan saham Nvidia dan Tesla, serta berita bahwa mantan Presiden Donald Trump mungkin akan mengambil pendekatan yang lebih terukur terhadap tarif.
Bagi para investor, pertanyaan yang muncul adalah bagaimana IHSG bisa rebound ke level 6.200-an? Selain itu, rekomendasi saham perbankan Big Caps Himbara di tengah potensi dividen jumbo juga menjadi perhatian. Untuk menjawab pertanyaan ini, akan ada pembahasan lebih mendalam dalam program IDX 2nd session closing yang disiarkan secara langsung di IDX Channel pada pukul 15:30 WIB. Program ini bisa disaksikan di berbagai saluran televisi dan juga melalui LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV.
IHSG sektor kesehatan sektor keuangan dividen saham