Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

PBB Sebut Klaim Israel soal Kecukupan Makanan di Gaza Konyol

PBB Sebut Klaim Israel soal Kecukupan Makanan di Gaza Konyol

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini menyatakan bahwa klaim Israel mengenai kecukupan makanan di Jalur Gaza adalah hal yang "konyol". Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric, dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa lalu.

Dujarric menjelaskan bahwa pasokan bantuan kemanusiaan di Gaza semakin menipis dan tidak mencukupi kebutuhan masyarakat di sana. "Hal itu konyol. Maksud saya, kami justru sudah kehabisan pasokan bantuan kami yang tiba melalui jalur kemanusiaan," ungkapnya.

Keadaan di Gaza semakin mengkhawatirkan. Program Pangan Dunia (WFP) mengalami kesulitan dalam mempertahankan operasinya. Dujarric menegaskan, "Anda tahu, WFP tak akan menutup toko-toko rotinya begitu saja," yang menunjukkan betapa seriusnya situasi yang dihadapi masyarakat di sana.

Lebih jauh lagi, situasi di Gaza semakin memburuk sejak serangan udara yang dilakukan oleh Israel sejak tanggal 18 Maret. Serangan ini juga memupuskan kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, yang telah ditandatangani pada bulan Januari lalu.

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak warga Gaza yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Masyarakat di sana sangat bergantung pada bantuan internasional, namun pasokan yang ada kini semakin menipis.

Penegasan PBB ini menjadi sorotan penting, mengingat situasi kemanusiaan di Gaza yang sudah sangat memprihatinkan. Dengan adanya pernyataan ini, diharapkan dunia dapat lebih memahami dan memberikan perhatian lebih terhadap kondisi yang dihadapi oleh warga Gaza.

library_books Antaranewscom