Tim Stokely, pendiri platform konten dewasa OnlyFans, baru saja mengajukan tawaran untuk membeli operasi TikTok di Amerika Serikat dari pemiliknya yang berbasis di Cina, ByteDance.
Tawaran ini diajukan oleh Zoop, sebuah startup media sosial yang didirikan Stokely bersama RJ Phillips, yang memiliki latar belakang dalam strategi pemasaran influencer. Selain itu, tawaran ini juga melibatkan perusahaan cryptocurrency The Hbar Foundation. Dalam pernyataan yang dibagikan kepada majalah WIRED, pihak Zoop mengatakan bahwa tawaran ini merupakan momen David melawan Goliath melawan raksasa media sosial tradisional dengan mendukung revolusi yang memprioritaskan para kreator.
Zoop berkomitmen untuk mengembalikan kekuatan kepada kreator melalui sistem pembagian pendapatan yang lebih baik. "Kami ingin memberikan lebih banyak kontrol kepada para kreator atas hasil karya mereka," ungkap pihak Zoop.
ByteDance kini berada dalam situasi yang mendesak. Jika perusahaan tersebut tidak menyetujui tawaran dari pembeli yang berbasis di AS sebelum tanggal 5 April, TikTok akan dilarang di negara tersebut. Larangan ini didasarkan pada undang-undang yang mulai berlaku pada bulan Januari, yang mengkhawatirkan masalah keamanan nasional.
Selain Zoop, Amazon juga telah memasukkan tawaran menit-menit terakhir untuk membeli TikTok.
Dengan semakin dekatnya tenggat waktu, semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh ByteDance dan tawaran mana yang akan dipilih. Apakah TikTok akan tetap beroperasi di AS atau akan terpaksa ditutup? Hanya waktu yang akan menjawab.
Tim Stokely OnlyFans TikTok ByteDance tawaran