Muhammadiyah Pemalang melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pemalang telah memberikan bantuan kepada keluarga korban yang tertimpa pohon beringin di Alun-alun Pemalang. Musibah tersebut terjadi saat umat Muslim hendak melaksanakan shalat Idul Fitri dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia, yaitu Rasmono, Anita Rahmawati, dan Rasmani.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang, Sapto Suhendro, menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para keluarga korban. "Musibah itu bisa datang sewaktu-waktu tanpa kita ketahui, seperti pohon tumbang tanpa angin dan tanpa hujan yang menyebabkan terjadinya kematian. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, agar lebih waspada dan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah," ujarnya.
Selain itu, Sapto juga mendoakan agar amal kebaikan para korban diterima di sisi Allah dan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menerima takdir ini.
Bantuan yang diberikan oleh Lazismu Pemalang merupakan dana yang dihimpun dari warga Muhammadiyah selama bulan Ramadan 1446 H. Lazismu telah menyalurkan dana tersebut kepada 2.000 orang serta enam amal usaha umat. Dengan harapan, bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga yang terkena musibah.
Lazismu Pemalang sendiri beralamat di Jl Dr Cipto Mangunkusumo nomor 8 Sirandu, Bojongbata, Kecamatan Pemalang, dan juga berada di Kampus Pendidikan Muhammadiyah Sirandu yang mencakup SMKM 1, SMAM 2, dan MTs.M 02 Pemalang.
bantuan keluarga korban pohon tumbang Lazismu Pemalang