Cathay Pacific Airways, maskapai penerbangan asal Hong Kong, baru-baru ini mengumumkan larangan bagi pilot dan krew kabin untuk membawa power bank saat bertugas. Kebijakan ini diumumkan dalam sebuah pemberitahuan kepada krew kabin pada hari Kamis lalu, dan mulai berlaku pada hari Senin.
Larangan ini ditujukan untuk "meningkatkan keselamatan" penerbangan. Hal ini mencakup semua anggota krew yang bertugas, baik pilot maupun krew kabin.
Namun, kebijakan ini mendapatkan reaksi negatif dari para awak pesawat. Mereka merasa bahwa larangan ini menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan dianggap sebagai "standar ganda" jika dibandingkan dengan aturan yang berlaku bagi penumpang.
Penting untuk diketahui bahwa power bank adalah alat penyimpan daya yang sering digunakan untuk mengisi ulang perangkat elektronik seperti ponsel dan tablet. Meskipun berguna, power bank dapat menjadi berbahaya jika tidak ditangani dengan benar, terutama jika ada risiko kebakaran atau ledakan.
Kebijakan ini mencerminkan perhatian yang semakin besar terhadap keselamatan penerbangan, terutama terkait dengan barang-barang elektronik yang dibawa ke dalam pesawat. Meskipun demikian, para krew berharap bahwa kebijakan ini dapat ditinjau kembali agar tidak mengganggu kenyamanan mereka saat bertugas.
Dengan adanya larangan ini, diharapkan keselamatan penerbangan dapat terjaga dengan lebih baik. Namun, masih ada diskusi yang perlu dilakukan mengenai kebijakan yang adil bagi semua pihak, termasuk penumpang dan krew pesawat.
Cathay Pacific pilot krew kabin power bank larangan keselamatan