Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Menteri Koordinator Perekonomian Bahas Tarif Resiprokal AS

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, baru-baru ini menggelar pertemuan dengan berbagai organisasi pelaku usaha. Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan langkah dan strategi dalam menghadapi kebijakan baru dari Pemerintah Amerika Serikat.

Pemerintah AS mengumumkan akan menerapkan tarif resiprokal terhadap negara-negara mitranya, termasuk Indonesia. Dalam kebijakan ini, tarif untuk produk impor asal Indonesia mengalami kenaikan menjadi 32%, sedangkan sebelumnya tarifnya hanya 10%. Kebijakan ini dimulai berlaku pada 9 April 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Indonesia tidak akan melakukan tindakan balasan atau retaliasi terhadap kebijakan ini. Sebaliknya, Indonesia bersama dengan negara-negara anggota ASEAN akan berupaya untuk melakukan negosiasi dan mendorong investasi perdagangan.

Beberapa produk ekspor utama Indonesia yang selama ini masuk ke pasar Amerika Serikat antara lain adalah elektronik, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, palm oil, karet, furnitur, udang, dan produk-produk perikanan laut.

Dengan adanya kebijakan tarif resiprokal ini, muncul pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kinerja ekspor Indonesia dan Produk Domestik Bruto (PDB) kedepan. Pertanyaan ini akan dibahas dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo yang akan ditayangkan secara langsung pada Selasa, 8 April 2025, pukul 21.00 – 21.30 WIB di IDX Channel.

Program tersebut dapat disaksikan melalui saluran televisi seperti MNC VISION, MNC PLAY, INDI HOME, FIRST MEDIA, K-VISION, OXYGEN, MY REPUBLIK, atau melalui LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS store.

library_books Idx Channel