Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

CEO Amazon: Biaya Chip Jadi Penghalang Inovasi AI

CEO Amazon.com Inc., Andy Jassy, mengatakan bahwa tingginya biaya chip saat ini menghambat kemajuan inovasi dalam bidang kecerdasan buatan (AI). Namun, ia percaya bahwa situasi ini akan segera berubah.

Dalam surat tahunan kepada para pemegang saham yang dirilis pada hari Kamis, Jassy menyatakan, "AI tidak perlu seharga seperti saat ini, dan itu tidak akan terjadi di masa depan." Ia menambahkan bahwa chip merupakan penyebab utama dari tingginya biaya tersebut.

Meskipun Jassy tidak menyebut Nvidia secara langsung dalam suratnya, ia mencatat bahwa "sebagian besar AI saat ini dibangun dengan satu penyedia chip." Hal ini membuat biaya untuk teknologi AI menjadi sangat mahal.

Amazon juga terlibat dalam pengembangan chip dengan meluncurkan chip khusus yang bernama Trainium. Jassy berpendapat bahwa Trainium menawarkan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan graphics processing units (GPU) yang saat ini ada di pasaran. Meskipun chip Trainium memang lebih murah, beberapa analis mencatat bahwa GPU memiliki memori bandwidth tinggi dan kemampuan untuk diprogram ulang, sehingga terdapat beberapa pertimbangan dalam penggunaannya.

Jassy menambahkan bahwa ada peluang bagi Amazon seiring dengan semakin pentingnya inferensi dalam cerita AI. Inferensi adalah proses di mana model AI menarik kesimpulan berdasarkan informasi baru yang diberikan. Chip digunakan baik untuk melatih model maupun untuk melakukan pekerjaan inferensi ini.

Dengan perkembangan ini, diharapkan bahwa biaya dan aksesibilitas teknologi AI akan semakin membaik di masa depan, membuka lebih banyak peluang bagi inovasi dan perkembangan di bidang kecerdasan buatan.

library_books Marketwatch