Ribuan orang di seluruh dunia berkumpul pada akhir pekan lalu untuk mengikuti demonstrasi pro-Palestina, menuntut diakhirinya perang yang dilakukan Israel di Gaza.
Di Dhaka, ibu kota Bangladesh, hampir 100.000 pengunjuk rasa berkumpul di Suhrawardy Park untuk acara bertajuk "March for Gaza". Dalam deklarasi yang dibacakan di rally tersebut, para demonstran menyerukan kepada negara-negara mayoritas Muslim di seluruh dunia untuk memutuskan semua perjanjian dan hubungan diplomatik dengan Israel sebagai bentuk protes terhadap serangan yang terus berlangsung di wilayah Gaza yang terjebak.
Sejak Israel melanggar gencatan senjata dan melanjutkan perang pada 18 Maret, lebih dari 1.500 warga Palestina di Gaza telah tewas. Menurut badan PBB untuk pengungsi Palestina, Unrwa, setidaknya 400.000 orang terpaksa mengungsi lagi akibat kekerasan tersebut.
Secara keseluruhan, sejak Oktober 2023, pasukan Israel telah membunuh lebih dari 50.800 warga Palestina di Gaza, termasuk lebih dari 15.000 anak-anak. Selain itu, sekitar 10.000 orang lainnya dilaporkan hilang dan diperkirakan sudah meninggal.
Demonstrasi ini merupakan bagian dari gerakan global yang semakin meningkat, di mana banyak orang merasa prihatin dengan situasi di Gaza. Para pengunjuk rasa berharap suara mereka dapat mempengaruhi pemimpin dunia untuk mengambil tindakan yang lebih signifikan dalam menyelesaikan konflik ini dan membantu mereka yang terkena dampak.
demonstrasi pro-Palestina Gaza Israel Dhaka