Pasuruan, 16 April 2025 – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pasuruan, Bunda Ani, bersama dengan Wakil Ketua TP PKK, menghadiri acara Gerakan Rabu Literasi yang berlangsung di SDN Randusari, Kota Pasuruan. Acara ini bertujuan untuk menanamkan sikap kritis dan empati siswa terhadap lingkungan serta peradaban melalui kegiatan berliterasi.
Berliterasi adalah kegiatan penting yang dapat membantu siswa mencintai ilmu dan memupuk kebijaksanaan. Dalam sambutannya, Bunda Ani menekankan bahwa kunci kesuksesan dalam belajar adalah membaca. Menurutnya, Gerakan Literasi Sekolah diharapkan dapat mewujudkan budi pekerti yang luhur dan meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa.
Seluruh siswa dan siswi SDN Randusari, dari kelas 1 hingga 6, menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan tersebut. Mereka tampak bersemangat mengikuti berbagai aktivitas yang diadakan. Bunda Ani juga mengajak anak-anak untuk setiap hari mengucapkan rasa terima kasih kepada orang tua dan guru mereka.
Selain itu, Bunda Ani memberikan saran kepada anak-anak untuk mengurangi waktu bermain gadget atau handphone. "Boleh main HP, tapi harus ada batasnya. Main game hanya di hari libur saja," ujarnya. Ia berharap anak-anak dapat lebih rajin membaca buku, karena dengan membaca, mereka akan menguasai ilmu dan menjadi lebih pintar.
"Siapa yang sering membaca buku akan tambah pintar. Setiap hari harus membaca!" tegasnya, menekankan pentingnya kebiasaan membaca dalam proses belajar.
Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Lurah Randusari, serta Kepala SDN Randusari. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi di kalangan pelajar, yang diharapkan dapat mencetak generasi yang lebih cerdas dan berbudaya.
Gerakan Rabu Literasi SDN Randusari Bunda Ani membaca pendidikan