Mojokerto - Ketua dan Pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormas), Perguruan Silat, serta LSM se-Kabupaten dan Kota di bawah jajaran Korem 082/CPYJ telah menyatakan ikrar untuk mendukung TNI Angkatan Darat (AD) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ikrar ini diucapkan dalam acara audiensi yang berlangsung di Makorem 082/CPYJ, Jalan Veteran No. 3, Kota Mojokerto, pada hari Selasa, 15 April 2025.
Acara audiensi ini dihadiri oleh Kolonel Inf Batara Alex Bulo, S. Hub. Int., M. Hub. Int., selaku Danrem 082/CPYJ. Dalam kesempatan tersebut, para Ketua dan Pimpinan Ormas menyampaikan berbagai masukan dan saran untuk meningkatkan kerjasama antara TNI AD dan Ormas. Mereka juga mengungkapkan rasa syukur dan komitmen mereka untuk mendukung keamanan di wilayah masing-masing.
Bunyi ikrar yang diucapkan secara bersama-sama oleh para Ketua/Pimpinan Ormas adalah sebagai berikut: "Kami Ketua/Pimpinan Ormas, Perguruan Silat dan LSM Se-wilayah Korem 082/CPYJ dengan ini menyatakan ikrar meyakini sepenuhnya bahwa TNI lahir dari rakyat yang tidak akan menyengsarakan rakyat. Oleh karena itu, kami berikrar mendukung pemberlakuan UU TNI demi keselamatan rakyat dan bangsa demi keutuhan NKRI."
Danrem 082/CPYJ mengapresiasi ikrar yang telah disampaikan oleh para Ketua dan Pimpinan Ormas. Beliau menyatakan harapannya agar kerjasama yang telah terjalin dapat semakin erat. "Ikrar ini merupakan wujud nyata dari komitmen Ormas dalam menjaga kondusifitas wilayah. Kami sangat mengapresiasi dukungan ini dan berharap kerjasama yang terjalin dapat semakin erat demi terciptanya wilayah yang aman, damai, dan sejahtera," ungkap Danrem.
Beliau juga mengungkapkan pentingnya peran serta Ormas dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. Danrem menekankan bahwa kerjasama antara TNI AD dan Ormas sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti radikalisme, intoleransi, dan gangguan keamanan lainnya. Dengan adanya dukungan dari Ormas, diharapkan keamanan dan ketertiban di masyarakat dapat terjaga dengan baik.
Ormas TNI Mojokerto keamanan ketertiban