Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Rapat DKO Kementerian Keuangan Bahas Kinerja dan Risiko

Rapat Dialog Kinerja Organisasi (DKO) dilaksanakan pada Rabu, 16 April 2025, di Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur II. Rapat ini merupakan bagian dari agenda rutin Kementerian Keuangan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja seluruh instansi di bawah kementerian tersebut, termasuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Rapat DKO kali ini dipimpin oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, Agus Sudarmadi. Dalam rapat ini, fokus utama adalah optimalisasi penerimaan negara melalui berbagai upaya ekstra, serta peningkatan pengawasan dalam bidang kepabeanan dan cukai. Selain itu, dibahas pula perbaikan sarana dan prasarana kantor guna meningkatkan kepuasan pengguna layanan.

Agus Sudarmadi menyampaikan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas yang ada. Rapat ini juga mencakup pemaparan kinerja dari masing-masing Bidang/Bagian, dipimpin oleh Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Indasah. Dalam pemaparannya, Indasah mencatat bahwa pada tahun 2025, terdapat 18 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang disepakati, di mana 16 di antaranya berstatus hijau dan 2 berstatus kuning.

Rapat DKO juga membahas Pemantauan Berkala Manajemen Risiko untuk Triwulan I. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi risiko yang mungkin terjadi. Kepala Kanwil menekankan pentingnya kolaborasi antar bidang dalam melaksanakan tugas, terutama di era yang terus berubah.

"Dunia sudah berubah, terutama dalam hal fasilitas dan pengawasan. Setiap bidang harus dapat memetakan risiko yang berkaitan dengan hal-hal baru," ujarnya. Dengan diadakannya rapat DKO ini, diharapkan kinerja Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II dapat terus dimonitoring dan dievaluasi secara berkala. Hal ini penting agar semua target bisa tercapai dengan maksimal dan organisasi bisa terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan yang berkelanjutan.

library_books Beacukaijatim2