Jelang akhir pekan libur Paskah, banyak tiket kereta cepat ke berbagai tujuan di daratan China telah terjual habis. Hal ini menunjukkan bahwa warga Hong Kong lebih memilih untuk berlibur di dalam negeri daripada ke luar negeri.
Menurut pemimpin industri pariwisata, banyak orang Hong Kong yang memilih destinasi di daratan China seperti kota-kota di Greater Bay Area dan daerah barat seperti Xinjiang dan Tibet. Keputusan ini diambil karena kekhawatiran akan gempa bumi di Jepang yang membuat mereka ragu untuk berlibur ke negara tersebut.
Beberapa agen perjalanan melaporkan adanya lonjakan hingga 30 persen dalam jumlah warga Hong Kong yang berencana melakukan perjalanan ke daratan China untuk libur Paskah. Sementara itu, jumlah grup wisata ke Jepang mengalami penurunan yang signifikan, bahkan hingga 50 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Warga Hong Kong tampaknya lebih memilih berlibur di tempat yang dianggap lebih aman dan dekat. Hal ini juga mencerminkan perubahan dalam pola perjalanan masyarakat, di mana faktor keamanan kini menjadi pertimbangan utama.
Dengan semakin banyaknya orang yang memilih untuk bepergian ke China daratan, diharapkan industri pariwisata lokal akan mendapatkan manfaat dari peningkatan jumlah wisatawan ini. Para pelaku industri pariwisata di Hong Kong berharap situasi ini dapat berlanjut dan membuat sektor pariwisata kembali pulih setelah masa-masa sulit.
tiket kereta cepat China Hongkong Paskah perjalanan