Beijing, 16 April 2025 - China telah membuka peluang untuk melakukan perundingan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) di tengah memanasnya perang tarif antara kedua negara. Hal ini diungkapkan oleh seorang sumber yang dekat dengan pemerintahan Presiden Xi Jinping.
Perang tarif antara China dan AS telah berlangsung selama beberapa waktu dan berdampak pada ekonomi kedua negara. Dalam situasi ini, pemerintah China menyatakan niatnya untuk memulai negosiasi dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Namun, rincian mengenai syarat-syarat tersebut belum dipublikasikan secara resmi.
Perundingan perdagangan ini dianggap penting, mengingat kedua negara merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Ketegangan yang terjadi antara keduanya dapat mempengaruhi pasar global dan perekonomian negara lain.
Sejak beberapa tahun terakhir, AS dan China telah saling menerapkan tarif tinggi pada barang-barang satu sama lain, yang mengakibatkan kenaikan harga dan dampak negatif bagi konsumen. Oleh karena itu, upaya untuk memulai kembali perundingan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif untuk meredakan ketegangan yang ada.
Menurut analis, jika kedua negara dapat mencapai kesepakatan, hal ini akan memberikan stabilitas yang lebih baik di pasar global dan membantu pemulihan ekonomi yang lebih cepat setelah pandemi Covid-19.
Dengan adanya tawaran negosiasi ini, banyak pihak berharap bahwa kedua belah pihak dapat menemukan solusi yang saling menguntungkan dan membawa kedamaian dalam hubungan perdagangan mereka. Waktu akan menentukan apakah perundingan ini dapat terwujud dan apa hasilnya bagi dunia.
China AS negosiasi perdagangan tarif