Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

ABM Investama Akuisisi Tambang Batu Bara di Kalteng

Jakarta – PT ABM Investama Tbk (ABMM) telah resmi mengakuisisi tambang batu bara milik PT United Tractors Tbk (UNTR) yang berlokasi di Kalimantan Tengah (Kalteng). Akuisisi ini memiliki nilai keseluruhan mencapai USD57 juta atau setara dengan Rp959 miliar.

Kesepakatan akuisisi ini melibatkan anak usaha ABMM, yaitu PT Reswara Minergi Hartama (RMH), dan PT Agata Nugraha Nastari (ANN) yang bertransaksi dengan anak usaha UNTR, PT Tuah Turangga Agung (TTA) atau yang dikenal dengan Turangga Resources.

Dalam perjanjian ini, TTA akan melepas 100 persen kepemilikan Bukit Berkat Makmur (BBM) kepada entitas anak ABMM. Saat ini, BBM menguasai 60 persen saham PT Piranti Jaya Utama (PJU). Selain itu, ABMM juga akan mengakuisisi 40 persen sisa saham PJU dari Borneo Berkat Sentosa (BBS) yang dimiliki oleh Borneo Prima Pte Ltd, Edward Sumarli, dan Herry Hermawanto.

Dari perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) saham ini, UNTR melalui Turangga Resources akan mendapatkan dana sebesar USD34,2 juta. Sedangkan sisa dana sebesar USD22,8 juta akan diberikan kepada pemilik BBS. Penandatanganan PPJB ini dilakukan pada 3 Maret 2025, dan kemudian direvisi pada 16 April 2025 karena masuknya ANN.

Dengan akuisisi ini, ABM Investama semakin memperkuat posisinya di industri tambang batu bara di Indonesia. Tambang batu bara di Kalimantan Tengah menjadi salah satu lokasi strategis untuk pengembangan usaha pertambangan di masa depan.

Bagi masyarakat dan pelaku industri, akuisisi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal dan menciptakan lapangan pekerjaan baru di daerah tersebut.

library_books Idx Channel