Tesla Dihadapkan ke Pengadilan Karena Manipulasi Kilometer
Perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, kini harus menghadapi tuntutan hukum terkait dugaan manipulasi pada alat pengukur jarak atau kilometer di kendaraan mereka. Hal ini terungkap dalam sebuah gugatan kolektif yang diajukan pada hari Kamis.
Dalam gugatan tersebut, disebutkan bahwa Tesla diduga telah mempercepat pengukuran kilometer pada mobil listriknya. Akibatnya, mobil-mobil ini lebih cepat jatuh dari masa garansi, sehingga Tesla tidak perlu menanggung biaya perbaikan. Hal ini tentu saja menjadi perhatian bagi banyak pemilik kendaraan Tesla.
Menurut penggugat, dengan mengaitkan batasan kilometer garansi dan leasing dengan pengukuran yang lebih tinggi, Tesla berpotensi meningkatkan pendapatan dari perbaikan. "Industri ini tidak hanya mengurangi kewajiban garansi, tetapi juga memaksa konsumen untuk membeli perpanjangan garansi lebih awal," ungkap laporan dalam dokumen gugatan.
Para penggugat juga melaporkan adanya lonjakan yang aneh dan tidak dapat dijelaskan dalam pengukuran kilometer pada kendaraan mereka. Ini menimbulkan kecurigaan dan ketidakpuasan di kalangan pengguna Tesla. Garansi untuk sebagian besar komponen di kendaraan Tesla biasanya berakhir setelah periode tertentu atau setelah mencapai jumlah kilometer tertentu, tergantung mana yang lebih dulu tercapai.
Kini, para penggugat menuntut ganti rugi, termasuk ganti rugi tambahan yang lebih besar daripada kerugian yang sebenarnya, bagi para pemilik Tesla di California. Menurut dokumen pengadilan, kasus ini mungkin melibatkan lebih dari satu juta kendaraan.
Pihak Tesla sendiri menolak semua tuduhan yang diajukan dalam gugatan tersebut, menyatakan bahwa mereka tidak melakukan praktik yang merugikan konsumen. Kasus ini kini menjadi perhatian media dan publik, terutama bagi mereka yang memiliki atau mempertimbangkan untuk membeli kendaraan Tesla.
Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya mengenai kasus ini dan bagaimana Tesla akan menjawab tuduhan yang serius ini.
Tesla pengadilan kilometer manipulasi kendaraan