Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Industri Film Hadapi Tantangan dengan Film Asli

Setelah bertahun-tahun mengeluh dari penonton biasa dan orang dalam Hollywood mengenai banyaknya sekuel, spin-off, dan adaptasi dari komik serta mainan, industri film mulai mencoba untuk lebih banyak berinvestasi pada ide-ide asli. Namun, hasilnya mengecewakan.

Hampir setiap film yang dirilis oleh studio besar dalam setahun terakhir yang berbasis pada naskah asli atau buku yang kurang dikenal mengalami kegagalan di box office. Sebelum akhir pekan ini, beberapa film yang tidak berhasil termasuk "Mickey 17" dan "The Alto Knights" dari Warner Bros. Discovery, "Novocaine" dari Paramount, "Fly Me to the Moon" dari Apple, "Red One" dari Amazon, serta film independen "Horizon: An American Saga Chapter 1" dan "Megalopolis".

Mendatangkan penonton ke bioskop lebih sering menjadi prioritas bagi industri film yang masih berusaha pulih dari dampak pandemi. Pendapatan box office dalam tiga bulan pertama tahun ini di AS dan Kanada adalah yang terendah sejak 1996, kecuali pada masa pandemi.

Pada konferensi industri CinemaCon di awal bulan April, pemilik bioskop menyatakan bahwa mereka menyambut baik lebih banyak film asli, tetapi hanya jika didukung oleh kampanye iklan yang kuat. Membangun buzz untuk film baru di lingkungan media yang terpecah antara YouTube, TikTok, streaming, dan olahraga sangatlah sulit, terutama ketika judul film tersebut tidak dikenal.

Satu-satunya film yang berhasil di lingkungan saat ini adalah film-film yang sudah memiliki penonton, seperti "A Minecraft Movie" yang dirilis awal April dan telah meraup lebih dari 280 juta dolar AS di dalam negeri. Namun, saat ini bahkan waralaba terkenal pun tidak selalu menjamin kesuksesan. Serial yang sudah lama berjalan seperti superhero Marvel dan DC serta remake live-action dari film animasi klasik Disney menunjukkan tanda-tanda keusangan dan terbukti tidak dapat diandalkan di box office.

Industri film kini menghadapi tantangan besar dalam menarik kembali penonton ke bioskop, dan hanya waktu yang akan menjawab apakah ide-ide asli dapat mengubah arah ini.

library_books Wsj