PARIS – Pada akhir pembicaraan tentang Ukraina di Paris, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, memberikan peringatan bahwa negaranya mungkin akan menghentikan upaya perdamaian. Jika dalam beberapa hari ke depan tidak ada kemajuan dalam negosiasi antara Rusia dan Ukraina, yang telah diserang oleh Rusia, AS akan mempertimbangkan untuk menarik diri dari proses perdamaian.
Rubio menjelaskan bahwa pemerintah AS akan menentukan dalam beberapa hari ke depan apakah gencatan senjata "mungkin terjadi dalam beberapa minggu ke depan." Meskipun Presiden AS, Donald Trump, masih tertarik untuk mencapai kesepakatan, ia memiliki banyak prioritas lain di seluruh dunia. Jika kesepakatan tidak tercapai, Trump mungkin akan mengatakan: "Kami sudah selesai." Oleh karena itu, Rubio menekankan pentingnya segera mengetahui apakah ada kemungkinan untuk menyelesaikan konflik di Ukraina.
"Jika kedua pihak serius tentang perdamaian, kami siap membantu," tambah Rubio.
Perubahan drastis dalam kebijakan AS terhadap Ukraina terjadi sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden. Di bawah kepemimpinan Joe Biden, AS menjadi pendukung utama Ukraina yang diserang. Namun, Trump sering menggambarkan bahwa mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun ini adalah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Ada juga kekhawatiran di Eropa bahwa Trump mungkin mendekatkan diri kepada Rusia, mengingat beberapa kali ia mengambil posisi yang mendukung Rusia.
Selama pertemuan di Paris, perwakilan dari Ukraina, AS, dan Eropa membahas keamanan Ukraina. Rubio melaporkan bahwa pembicaraan tersebut berlangsung konstruktif dan ada kerangka untuk langkah-langkah menuju perdamaian. Ia juga berharap negara-negara Eropa akan terus terlibat dalam pembicaraan yang dipimpin oleh AS tentang gencatan senjata. "Saya percaya Inggris, Prancis, dan Jerman dapat membantu kami untuk memajukan proses ini dan mendekatkan kita pada solusi," ujarnya.
Dengan situasi yang semakin mendesak, perhatian dunia tertuju pada bagaimana negosiasi ini akan berkembang dan apakah perdamaian yang diharapkan bisa segera terwujud.
Ukraina Rusia Marco Rubio perdamaian AS Trump