Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Setengah Orang Menyerah pada Resolusi Tahun Baru di AS

Pada awal tahun baru, banyak orang membuat resolusi untuk meningkatkan diri. Namun, menurut hasil polling di Amerika, hampir setengah dari mereka yang membuat resolusi menyerah pada akhir bulan Maret. Hal ini menunjukkan bahwa mempertahankan kebiasaan baru tidaklah mudah.

Studi ilmiah yang lebih mendalam mengungkapkan bahwa terlepas dari kapan kita mulai, dibutuhkan waktu berbulan-bulan agar perilaku baru dapat menjadi kebiasaan. Proses ini melibatkan produksi dopamin, yaitu zat kimia di otak yang terkait dengan rasa senang. Ketika kita melakukan sesuatu yang kita nikmati, dopamin diproduksi, dan ini memicu kita untuk mengulangi tindakan tersebut.

Selain itu, dua sistem otak terlibat dalam pembentukan kebiasaan. Sistem ini bekerja sama untuk membantu kita mengembangkan rutinitas baru. Namun, tidak semua kebiasaan yang terbentuk adalah kebiasaan yang diinginkan. Terkadang, kita juga perlu memutuskan kebiasaan yang tidak baik.

Dengan memahami bagaimana sistem otak kita bekerja, kita bisa menemukan cara untuk mengubah perilaku kita. Hal ini bisa membantu kita untuk tidak hanya menjaga resolusi tahun baru, tetapi juga menciptakan kebiasaan positif yang bertahan lama.

Dengan tekad dan strategi yang tepat, kamu bisa menjadi salah satu dari mereka yang berhasil mempertahankan resolusi tahun baru. Jadi, tetap semangat dan jangan mudah menyerah!

library_books Theeconomist