Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Aksi Jual Masif Investor Asing Tekan Pasar Saham Indonesia

Jakarta, 21 April 2025 – Aksi jual besar-besaran dari investor asing kembali mengganggu perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan pendek 14 hingga 17 April 2025. Total tekanan jual dari investor asing mencapai Rp13,68 triliun, yang meningkat tajam dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang tercatat hanya Rp5,93 triliun.

Menurut data dari BEI pada hari Minggu, 20 April 2025, gelombang penjualan ini terutama menyasar saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya dari sektor perbankan dan energi. Salah satu saham yang paling terkena dampak adalah saham dari emiten telekomunikasi.

Berikut adalah daftar beberapa saham yang mengalami aksi jual oleh investor asing:

  • PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL): total net sell Rp7,58 triliun, harga saham turun 2,68 persen menjadi Rp2.180 per saham.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): net sell Rp4,02 triliun, harga saham naik 18,71 persen menjadi Rp368 per saham.
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): net sell sebesar Rp1,01 triliun, harga saham turun 8 persen menjadi Rp4.600 per saham.
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): net sell sebesar Rp546,3 miliar, harga saham turun 4,72 persen menjadi Rp4.040 per saham.
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): net sell sebesar Rp412,6 miliar, harga saham naik 14,64 persen menjadi Rp6.850 per saham.
  • Di tengah aksi jual tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mampu ditutup menguat sebesar 2,81 persen dalam sepekan, mencapai level 6.438,26.

    Pergerakan ini menunjukkan adanya dinamika di pasar saham yang meskipun ada penjualan besar dari investor asing, masih terdapat saham-saham yang dapat menunjukkan performa positif. Para investor di pasar saham diharapkan tetap waspada dan memperhatikan perkembangan selanjutnya.

    library_books Idx Channel