Jakarta, 22 April 2025 – Dunia musik Indonesia berduka atas meninggalnya Ricky Siahaan, seorang musisi dan aktivis terkemuka, yang dikenal sebagai bagian penting dari band Seringai dan organisasi Whiteboard Journal. Ricky meninggal dunia pada usia yang belum dipublikasikan, menyisakan duka mendalam bagi banyak orang, termasuk rekan-rekannya di KontraS.
Ricky Siahaan bukan hanya dikenal sebagai gitaris handal, tetapi juga sebagai sosok yang berkomitmen untuk memperjuangkan keadilan sosial. Selama ini, ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang mendukung hak asasi manusia dan solidaritas terhadap masyarakat yang terpinggirkan. Salah satu momen yang paling diingat adalah ketika ia tampil dalam acara INA For Palestina pada 20 Juli 2024, yang diselenggarakan oleh Koalisi Aktivis Musisi dan Seniman Indonesia.
Walaupun menghadapi masalah kesehatan yang membuatnya seharusnya tidak tampil, Ricky menunjukkan semangat juang yang tinggi dengan tetap tampil di atas panggung. Penampilannya malam itu tidak hanya menggugah semangat para penonton, tetapi juga menunjukkan dedikasinya terhadap perjuangan rakyat Palestina.
“Suara gitar dan solidaritas Ricky akan selalu dikenang. Ia adalah contoh nyata dari seorang musisi yang tidak hanya berfokus pada kariernya, tetapi juga peduli terhadap isu-isu sosial,” kata seorang perwakilan dari KontraS dalam pernyataannya.
Kehilangan Ricky Siahaan merupakan pukulan berat tidak hanya untuk komunitas musik, tetapi juga bagi semua yang memperjuangkan keadilan dan perlindungan hak asasi manusia. Ia meninggalkan warisan yang tak akan terlupakan, dan semangatnya untuk berjuang demi kebaikan akan terus hidup di hati para penggemarnya.
Selamat jalan, Ricky Siahaan. Suara dan aksi solidaritasmu akan selalu abadi. Selamanya!!!
Ricky Siahaan Seringai Whiteboard Journal keadilan Palestina