Sebanyak 10 dari 12 universitas publik di Florida telah menandatangani kesepakatan resmi dengan ICE (Immigration and Customs Enforcement), yang memberikan kekuasaan kepada polisi kampus untuk menegakkan hukum imigrasi federal. Kesepakatan ini memungkinkan mereka untuk menanyai, menangkap, dan bahkan mempersiapkan dakwaan bagi mereka yang diduga melanggar hukum imigrasi, langsung di dalam kampus.
Langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini telah menyebabkan beberapa masalah di dalam lingkungan universitas. Beberapa mahasiswa kehilangan visa mereka, dan banyak fakultas serta mahasiswa yang mengekspresikan ketidakpuasan mereka melalui protes di kampus. Banyak yang merasa bahwa langkah ini merupakan serangan terhadap hak-hak mahasiswa dan kebebasan akademik.
Inisiatif ini merupakan bagian dari agenda anti-imigrasi yang lebih luas dari Gubernur Florida, Ron DeSantis. Para ahli khawatir bahwa tindakan ini tidak hanya akan berdampak di Florida, tetapi juga dapat mempengaruhi negara-negara bagian lain yang memiliki kecenderungan politik serupa, dan bahkan mungkin menjadi model nasional dalam penegakan hukum imigrasi di lingkungan pendidikan.
Dengan adanya kesepakatan ini, mahasiswa yang berasal dari luar negeri kini berada dalam situasi yang lebih rentan. Mereka dapat saja ditanya mengenai status imigrasi mereka tanpa adanya jaminan perlindungan dari kampus. Hal ini menimbulkan rasa takut yang meluas di kalangan mahasiswa internasional, yang sebelumnya merasa aman untuk belajar dan berkontribusi di universitas.
Protes dan reaksi dari fakultas menunjukkan adanya perpecahan yang signifikan dalam komunitas akademis mengenai kebijakan ini. Banyak yang berpendapat bahwa kampus seharusnya menjadi tempat yang aman untuk semua mahasiswa, tanpa memandang status imigrasi mereka. Selain itu, mereka juga khawatir bahwa penegakan hukum yang lebih ketat di kampus dapat merusak lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung.
Sementara itu, Gubernur DeSantis dan pendukung kebijakan ini berargumen bahwa langkah ini diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Mereka percaya bahwa dengan menegakkan hukum imigrasi di kampus, mereka dapat mencegah pelanggaran hukum dan melindungi warga negara.
Dengan situasi yang terus berkembang ini, masa depan kebijakan imigrasi di universitas Florida masih belum pasti. Apakah langkah ini akan diikuti oleh negara bagian lain masih menjadi tanda tanya, tetapi satu hal yang jelas: perubahan ini telah mengguncang komunitas akademis dan menimbulkan diskusi yang mendalam tentang hak-hak mahasiswa dan penegakan hukum di lingkungan pendidikan.
Florida universitas ICE imigrasi Ron DeSantis kampus