NHS atau Layanan Kesehatan Nasional Inggris sedang mengalami kesulitan dalam membeli semua obat terbaru yang dianggap sebagai "obat ajaib". Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh NHS. Sejak tahun 1999, lembaga yang bernama National Institute for Health and Care Excellence (NICE) telah berperan penting dalam membantu NHS untuk menentukan obat-obatan mana yang sebaiknya dibeli.
NICE melakukan evaluasi yang cermat dengan membandingkan biaya dan manfaat dari setiap obat. Tugas ini sangat penting karena setiap obat baru yang dibeli bisa mengurangi dana yang tersedia untuk layanan kesehatan lainnya, seperti dokter umum atau ambulans. Dengan kata lain, jika NHS membeli lebih banyak obat mahal, maka mungkin ada lebih sedikit uang untuk layanan kesehatan dasar yang juga sangat penting bagi masyarakat.
NICE dikenal sebagai lembaga yang sangat transparan dan teliti dalam mengevaluasi obat. Pedoman yang mereka buat sering dijadikan rujukan oleh lembaga-lembaga lain di seluruh dunia. Namun, semakin banyak obat baru yang muncul, semakin sulit bagi NICE untuk menentukan obat mana yang harus diprioritaskan.
Keputusan tentang siapa yang mendapatkan perawatan tertentu melalui NHS dan siapa yang tidak, menjadi semakin rumit. Masyarakat pun ingin tahu bagaimana proses ini berjalan dan kriteria apa yang digunakan oleh NICE dalam membuat keputusan tersebut. Dengan anggaran yang terbatas, setiap pilihan sangat berarti bagi kesehatan masyarakat.
Ilustrasi oleh @mariaelenacaputi menunjukkan betapa pentingnya masalah ini bagi banyak orang. Seiring dengan perkembangan ilmu kedokteran dan munculnya banyak obat baru, tantangan bagi NHS dan NICE untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat semakin besar.
NHS obat terbaru anggaran kesehatan NICE