Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Spanyol Batalkan Kontrak Pembelian Senjata dari Israel

Pemerintah Spanyol mengambil langkah penting dengan membatalkan kontrak pembelian senjata yang kontroversial dari perusahaan Israel pada hari Kamis, 25 April. Keputusan ini diambil setelah adanya tekanan dari mitra koalisi pemerintah, yaitu Partai Sumar.

Partai Sumar menyatakan bahwa tidak seharusnya ada bisnis yang dilakukan dengan pihak-pihak yang melanggar hukum internasional, terutama ketika mereka terlibat dalam kekerasan terhadap rakyat Palestina. Pernyataan ini disampaikan melalui media sosial Bluesky.

Kontrak yang dibatalkan ini bernilai lebih dari 6 juta euro. Kontrak tersebut mencakup pembelian sebanyak 15 juta butir peluru 9mm yang direncanakan untuk digunakan oleh korps Guardia Civil, dan senjata ini akan dibeli dari perusahaan Guardian Homeland Security S.A., yang merupakan anak perusahaan IMI Systems dari Israel. Informasi ini diperoleh dari harian Spanyol, El Diario.

Sumber dari pemerintah Spanyol menyebutkan bahwa keputusan untuk membatalkan kontrak tersebut diambil demi kepentingan umum setelah melalui berbagai saluran negosiasi.

Sejak Oktober 2023, pemerintah Spanyol telah menegaskan bahwa mereka tidak akan membeli atau menjual senjata lagi kepada Israel. Hal ini terjadi setelah rezim Zionis meluncurkan agresi militer yang besar-besaran ke Jalur Gaza, yang telah menimbulkan banyak korban di kalangan warga sipil.

Keputusan ini menunjukkan sikap Spanyol yang semakin tegas terhadap isu-isu kemanusiaan dan pelanggaran hukum internasional. Masyarakat internasional pun mengharapkan langkah-langkah serupa diambil oleh negara-negara lain untuk mendukung perdamaian dan keadilan di kawasan tersebut.

library_books Antaranewscom