Teheran, Iran - Sebuah ledakan besar terjadi di pelabuhan kontainer terbesar di Iran pada hari Sabtu, mengakibatkan setidaknya 65 orang tewas dan lebih dari 1.000 orang terluka. Menurut pernyataan dari Menteri Dalam Negeri Iran, Eskandar Momeni, ledakan tersebut disebabkan oleh kelalaian dan adanya masalah pada sistem keamanan di lokasi kejadian.
Momeni menyampaikan informasi ini melalui stasiun televisi negara, di mana ia menekankan bahwa sejumlah kekurangan dalam prosedur keamanan telah ditemukan di tempat kejadian. Selain itu, pihak berwenang telah mengidentifikasi dan memanggil beberapa tersangka untuk dimintai keterangan mengenai insiden tersebut.
Sejumlah orang yang hilang juga dilaporkan, dengan enam orang masih belum ditemukan. Foto-foto yang beredar di media Iran menunjukkan pemandangan yang mengerikan, dengan kontainer-kontainer yang hangus dan rusak akibat ledakan.
Menurut informasi dari Badan Bea Cukai Iran, ledakan tersebut disebabkan oleh kebakaran yang terjadi di sebuah gudang yang menyimpan bahan-bahan kimia dan barang berbahaya. The New York Times melaporkan bahwa sumber yang memiliki hubungan dengan Pasukan Pengawal Revolusi Iran menyatakan bahwa yang meledak adalah natrium perklorat, yaitu bahan penting untuk bahan bakar roket.
Namun, seorang juru bicara dari Kementerian Pertahanan Iran menegaskan bahwa di pelabuhan tersebut tidak ada muatan untuk bahan bakar militer atau penggunaan militer lainnya. Pernyataan ini menambah kompleksitas situasi setelah ledakan yang mengerikan ini.
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya keamanan dan pengawasan yang ketat di tempat-tempat yang menyimpan bahan-bahan berbahaya. Banyak pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
ledakan Iran pelabuhan kematian keamanan