Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Putin Umumkan Gencatan Senjata Tiga Hari di Ukraina

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengumumkan gencatan senjata yang mengejutkan selama tiga hari di Ukraina, yang akan berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Mei 2025. Pengumuman ini dibuat pada hari Senin oleh Kremlin, bertepatan dengan peringatan Hari Kemenangan Perang Dunia II yang ke-80 di Moskow.

Menurut pernyataan resmi, gencatan senjata ini ditetapkan "berdasarkan pertimbangan kemanusiaan". Selama tiga hari tersebut, semua aksi permusuhan diharapkan akan dihentikan. Pengumuman itu juga menyebutkan, "Rusia percaya bahwa pihak Ukraina harus mengikuti contoh ini." Namun, Kremlin memperingatkan bahwa jika pihak Ukraina melanggar gencatan senjata, angkatan bersenjata Rusia akan memberikan respons yang sesuai.

Sebelumnya, Kremlin juga pernah mengumumkan gencatan senjata selama 30 jam saat perayaan Paskah. Meskipun selama periode tersebut kedua belah pihak melaporkan penurunan intensitas pertempuran, mereka saling menuduh melakukan ratusan pelanggaran.

Pemerintah Amerika Serikat telah berupaya untuk menjembatani gencatan senjata yang lebih permanen antara Moskow dan Kyiv. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang signifikan, meskipun telah ada beberapa negosiasi antara pemerintahan Trump dengan pejabat Rusia.

Pada hari Jumat, Presiden AS, Donald Trump, mengimbau Putin untuk "menghentikan tembakan" dan "menandatangani kesepakatan" untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama tiga tahun ini.

library_books Dwnews