Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kematian Dokter Muda Dorong Perubahan di Dunia Medis

Kematian Dokter Muda Dorong Perubahan di Dunia Medis

Kematian Dr. Nakita Mortimer, seorang dokter muda yang menjanjikan, mengingatkan kita akan pentingnya dukungan kesehatan mental bagi para residen medis. Dr. Mortimer, yang menjalani masa residensinya di bidang anestesiologi di Montefiore Medical Center, Bronx, berusaha untuk memperjuangkan kesejahteraan rekan-rekannya dengan mengorganisasi serikat pekerja bagi para residen. Ia ingin mengurangi tekanan dari jam kerja yang panjang dan beban berat yang sering kali dihadapi oleh dokter muda.

Menurut survei yang dilakukan oleh Physicians Foundation pada tahun 2024, hampir seperempat residen mempertimbangkan untuk menyakiti diri sendiri, dan satu dari lima residen mengetahui rekan atau kolega yang pernah mempertimbangkan bunuh diri dalam setahun terakhir. Hal ini menimbulkan keprihatinan di kalangan dokter muda, terutama setelah kematian Dr. Mortimer.

Beberapa residen saat ini dan yang sudah menyelesaikan masa residensinya mengungkapkan bahwa mereka merasa ragu untuk meminta bantuan atau menggunakan sumber daya kesehatan mental. Mereka khawatir atasan mereka akan menganggap mereka tidak cocok untuk profesi yang penuh tekanan ini. Beberapa bahkan mengatakan bahwa mereka mengalami pikiran untuk bunuh diri untuk pertama kalinya selama masa residensi.

Dokter senior dan administrator rumah sakit sering kali memandang tantangan yang dihadapi selama residensi sebagai bagian dari proses pendidikan. Setelah menyelesaikan sekolah kedokteran, dokter diharapkan bekerja hingga 80 jam per minggu dengan jam kerja yang bisa mencapai 28 jam berturut-turut selama beberapa tahun untuk mendapatkan sertifikasi resmi.

Jadwal yang sangat padat ini dapat menyebabkan depresi, kelelahan, dan risiko bunuh diri, menurut Dr. Srijan Sen dari Universitas Michigan. Penelitiannya menunjukkan bahwa tingkat depresi meningkat lima kali lipat selama tahun pertama residensi jika dibandingkan dengan akhir sekolah kedokteran.

Profesi lain seperti perbankan dan hukum juga menuntut komitmen yang tinggi dari para pemuda yang tertarik dengan gaji yang besar. Namun, di bidang tersebut, kompensasi yang tinggi biasanya langsung didapatkan. Pada tahun 2024, rata-rata gaji residen baru adalah $67,000, sementara mereka biasanya membawa utang rata-rata sebesar $200,000.

Keluarga dari residen yang telah meninggal atau mencoba bunuh diri mengungkapkan bahwa sistem saat ini memberikan tekanan yang berlebihan pada dokter muda. Mereka menyerukan perubahan agar kondisi kerja dan dukungan kesehatan mental dapat diperbaiki untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan.

library_books Wsj